Searching...
Monday, 28 September 2015

sepeda motor mau mati saat digas kencang

pernahkah anda mengalami motor anda mbrebet atau mau mati saat di gas kencang,jika pernah atau malah saat ini anda sedang mengalami maka simak penyebab nya di www.ketrampilanpekerjaanteknik.blogspot.co.id ini.
ada beberapa sebab mengapa motor mrebet atau mau mati saat motor di gas kencang,
pertama
karburator kotor
karburator kotor ini meliputi kemasukan air atau kemasukan debu dan lainya solusinya
bersihkan karburator anda ,terutama pada saringan karburator anda,karena jika karburator anda terdapat air saat di gas kencang maka hisapan pada mesin akan sangat kencang sehingga mengakibatkan air yang ada di mangkok karburator akan terhisap dampaknya ruang mesin menjadi basah hal ini akan mengakibatkan bunga api dari busi tak mampu membakar ruang mesin dan akhirnya proses ledakan tak terjadi ,namun saat gas di tarik sedikit maka daya hisap dari mesin kecil karena daya  hisapanya  kecil air tak ikut terhisap hal ini di karenakan posisi air yang terletak di dasar mangkok karburator sehingga kinerja motor normal normal saja ,untuk tahu lebih lanjut cara servis karburator simak di artikel kami di sini. 
kedua
pasokan bensin atau bahan bakar kurang deras
hal ini bisa di akibatkan karburator kurang kencang atau lubang selang pada tangki motor anda sedikit buntu,dampaknya saat di gas kencang pasokan bensin ke ruang mesin jadi minim karena bensin minim akhirnya ruang mesin hanya di penuhi udara dampaknya motor malah akan mati jadinya saat di gas kencang.
ke tiga
pengapian bermasalah
fungsi pengapian adalah untu membakar atau meledakkan bensin yang terkompresi pada ruang mesin ,namun jika api yang di timbulkan sedikit sedang bensin yang terkompresi dalam ruang mesin cukup banyak maka akan mengakibatkan buga api tak mampu melakukan pembakaran dampaknya mesin menjadi mlepek atau mau mati saat di gas kencang,untuk mengetahui bagian mana kah yang bermasalah maka lihat dulu gambar.
ilustrasi jalur pengapian

pada gambar di atas aliran listrik bunga api berawal dari spul yang terletak di sebelah block kanan lalu menuju cdi kemudian menuju ke koil baru menuju ke busi ,nah untuk mengetahui bagian manakah yang bermasalah coba cek dulu businya ,caranya copot businya setelah itu pasang kabel businya lalu tempelkan kepala busi ke rangka atau block mesin motor anda,kemudian coba stater seharusnya warna bunga api yang di timbulkan biru namun jika warnaya kuning dan kecil ganti dengan busi yang baru,namun jika masalah tetap sama,maka
cek koilnya  caranya
copot businya lalu tempelkan kabel koil yang besar itu ke body mesin jika bunga api kecil sekarang periksa cdinya caranya
pada koil terdapat tiga kabel kabel positiv negativ dan kabel busi kabel negativ akan langsung menempel ke body kabel positiv menuju cdi dan kabel busi ini merupakan output dari koil akan menuju ke businya ,maka copot kabel positiv nya lalu tempelkan ke body lalu starter jika bunga api besar maka di pastikan koilnya bermasalah ganti dengan koil yang baru,
namun bagaimana jika saat di cek apinya juga kecil di tandai dengan seperti tak ada apinya atau ada tapi keciil sekarang periksa spul nya
caranya
pada block generator atau block pengapian sebelah kanan jika anda perhatikan akan ada beberapa kabel namun mereka berkelompok kelompok maka carilah dua kabel yang terpisah biasanya yang satu hijau dan satunya lagi bisa merah ,kuning atau hitam bergaris kuning tergantung merek motor nya ,nah sekarang copot yang selain hijau kemudian tempelkan ke body lalu starter jika bunga api sangat kecil sekali berarti spul bermasalah namun jika bunga api normal ber arti cdi yang bermasalah solusinya ganti komponen yang bermasalah,namunn jika pengapian bagus maka berarti mesin yang bermasalah mengenai mesin kami sudah membahasnya pada artikel kami yang lain.semohga membantu salam.

1 komentar: